Pengertian Geografi

7 min read

Pengertian Geografi

Geografi – mungkin kamu pernah mendengar istilah satu ini. Tapi apa sih geografi itu?, yuk kita fahami penjelasan terkait ilmu geografi yang termasuk ilmu sosial humaniora berikut ini:

Pengertian Geografi

Istilah geografi berasal dari bahasa Yunani yakni: Geo dan GrapheinGeo artinya bumi dan Graphein artinya tulisan.

Secara istilah pengertian geografi adalah suatu ilmu yang didalamnya berfokus mempelajari tentang l persamaan, lokasi, dan variasi (perbedaan) yang berkaitan erat dengan ruang maupun fenomena fisik, dan manusia yang ada diatas permukaan bumi.

Baca juga: Pengertian Sosiologi

Inti dari kajian Ilmu geografi sendiri adalah sebuah hubungan timbal balik yang terjadi antara manusia dengan lingkungan sekitarnya.

Pengertian Geografi Menurut Para Ahli

1. Erastothenes

Istilah Geografi berasal dari kata ‘geographica’ yang mempunyai arti suatu penulisan maupun penggambaran mengenai bentuk dari permukaan bumi

2. Claudius Ptolomaeus

Geografi adalah sebuah gambaran yang disajikan menggunakan peta dari sebagian maupun seluruh permukaan bumi.

3. Karl Ritther (1859)

Geografi merupakan suatu ilmu yang didalamnya menelaah mengenai bumi sebagai tempat hidupnya manusia.

Studi geografi didalamnya bisa mencakup berbagai macam fenomena alam yang dapat ditemukan pada permukaan bumi, baik itu alam yang bersifat organik maupun pada alam bersifat anorganik yang didalamnya masih terkait dengan kehidupan umat manusia, termasuk didalamnya membahas tentang aktivitas manusia itu sendiri.

4. Frank Debenham (1950)

Geografi adalah suatu ilmu yang memiliki tugas untuk melakukan sebuah penafsiran tentang fakta yang tersebar, menemukan hubungan yang ada antara kehidupan manusia dengan kehidupan lingkungan fisiknya, serta dapatmenjelaskan tentang berbagai hal yang berhubungan dengan kekuatan interaksi antar manusia dan alam.

5. Lobeck (1939)

Geografi merupakan suatu studi ilmu pengetahaun yang fokus membahas tentang berbagai hubungan yang ada terjadi pada kehidupan dengan lingkungan fisiknya.

6. Alexander (1958)

Alexander berpendapat bahwa, Geografi merupakan sebuah studi mengenai pengaruh yang disebabkan oleh lingkungan alam terhadap berbagai aktivitas manusia.

Dalam pandangan Alexander tersebutlah kemudian yang dapat menyebabkan munculnya pembahasan mengenai hubungan timbal balik serta pengaruhnya yang terjadi antara aktivitas manusia terhadap lingkungan alam sekitarnya.

7. Hartshorne (1960)

Menurut Hartshorne, Geografi merupakan sebuah studi ilmu yang mempunyai kepentingan untuk memberikanberbagai deskripsi yang teliti, teratur, serta rasional (masuk akal) tentang sifat-sifat variabel dari permukaan bumi.

8. Yeates (1963)

Geografi adalah studi ilmu yang fokus memperhatikan mengenai perkembangan secara rasional serta lokasi yang bersumber dari berbagai macam keberagaman sifat yang ditemukan di permukaan bumi dengan tetap menggunakan berbagai alasan yang harus rasional.

9. Bintarto (1981)

Geografi merupakan studi Ilmu yang didalamnya mempelajari hubungan kausal yang terjadi pada berbagai gejala yang terjadi di permukaan bumi, baik itu yang sifatnya fisik maupun yang sifatnya menyangkut kehidupan antar makhluk hidup disertai dengan berbagai permasalahannya melalui adanya sebuah pendekatan keruangan, kelingkungan, serta pendekatan regional untuk suatu kepentingan program, proses, serta keberhasilan pada suatu pembangunan.

10. Herioso Setiyono (1996)

Geografi adalah sebuah studi ilmu yang fokus mempelajari mengenai hubungan timbal balik yang terjadi antara manusia dengan lingkungan sekitarnya. Hubungan ini merujuk pada pola persebaran secara horizontal yang ada di permukaan bumi.

11. Halford Mackinder

Menurut Halford Mackinder, Geografi merupakan studi ilmu yang fungsi utamanya sendiri adalah untuk menyelediki adanya interaksi pada manusia dalam bermasyarakat dengan perbedaan lingkungan yang didasarkan berdasarkan lokasinya.

Friederich Ratzel

Didalam bukunya yang berjudul “Politische Geographie” Friederich Ratzel juga mengemukakan pendapatnya mengenai konsep geografi.

Konsep yang dikemukakan olehnya tersebut diberi nama Lebensraum yang artinya bahwa wilayah geografis sendiri merupakan sebuah sarana bagi suatu organisme untuk dapat melakukan perkembangan. Ia melihat bahwa suatu negara akan cenderung dapat meluaskan Lebensraum-nya berdasarkan kekuatan yang negara tersebut punyai.

12. Ullman

Geografi adalah studi yang mempelajari interaksi antar ruang.

13. Elsworth Huntington

Geografi merupakan sebuah studi ilmu yang fokus mempelajari mengenai berbagai fenomena pada pemukaan bumi serta penduduk yang menghuni didalamnya.

Elsworth Huntington juga menjelaskan bahwa ditemukan hubungan timbal balik yang terjadi antara gejala serta berbagai sifat yang ada di permukaan bumi dengan penduduk yang ada didalamnya.

14. Immanuel Kant

Geografi adalah sebuah studi ilmu dengan objek studi utamanya adalah berupa berbagai benda, hal-hal, maupun berbagai gejala yang tersebar diseluruh wilayah pada permukaan bumi.

15. Strabo

Geografi sangat erat kaitannya dengan berbagai faktor yaitu: faktor lokasi, karakterisitik tertentu, dan hubungan yang terjadi antar wilayah tersebut secara keseluruhan. Pendapat itu kemudian mendapat sebutan sebagaikonsep Natural Attribute of Place.

16. Ekblaw dan Mulkerne

Geografi merupakan studi ilmu pengetahuan yang didalamnya mempelajari bumi beserta kehidupan yang ada didalamnya yang mempengaruhi pandangan hidup manusia, pakaian yang manusia pakai, makanan yang dikonsumsi oleh manusia, rumah yang manusia huni, dan berbagai tempat rekreasi yang bisa manusia nikmati.

17. Vernor E. Finch dan Glen Trewartha (1980)

Geografi adalah suatu deskripsi serta penjelasan yang bertujuan untuk menganalisis mengenai permukaan bumi dan pandangan didalamnya tentang hal yang selalu berubah dan bersifat dinamis.

18. Paul Vidal de La Blance

Geografi merupakan sebuah studi ilmu yang membahas mengenai kualitas berbagai negara, di mana penentuan tentang suatu kehidupan tertentu mempunyai ketergantungan pada bagaimana manusia dalam mengelola alam.

19. Basri Mustofa

Basri Mustofo berpendapat bahwa geografi merupakan sebuah studi ilmu yang gunanya adalah untuk menguraikan mengenai perrmukaan bumi, penduduk yang ada didalamnya, flora, fauna serta berbagai iklim didalamnya, dan berbagai hasil yang dapat diperoleh dari bumi.

20. Daldjoeni

Daldjoeni berpendapat bahwa geografi merupakan sebuah studi ilmu pengetahuan fungsinya adalah untuk mengajarkan manusia tentang 3 hal pokok, yaitu: spasial (ruang), ekologi (lingkungan), dan region (wilayah).

Dalam hal spasial (ruang), geografi sendiri mempelajari berbagai macam persebaran gejala baik alami maupun gejala yang bersifat manusiawai di muka bumi.

Dalam hal ekologi, geografi mampu mempelajari mengenai bagaimana manusia agar diharuskan untuk mempunyai kemampuan untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.

Dalam hal region (wilayah), geografi mempelajari tentang wilayah yang berguna sebagai tempat tinggal umat manusia dengan didasarkan pada kesatuan dari fisiografinya.

Pendekatan Geografi

Umumnya Ilmu Geografi memiliki 3 pendekatan utama yaitu Pendekatan secara Spasial (Keruangan), Pendekatan secara Ekologi (Lingkungan), dan Pendekatan secara Regional (Kompleks Wilayah). Berikut uraiannya:

1. Pendekatan Spasial (Keruangan)

Spasial (Keruangan) merupakan pendekatan yang mempunyai khas pada geografi karena merupakan studi yang membahas tentang keragaman ruang muka pada bumi dengan cara menelaah berbagai aspek keruangan yang ada didalamnya.

Aspek-Aspek Ruang Muka Bumi

  1. Faktor Lokasi
  2. Kondisi Alam
  3. Kondisi Sosial Budaya Masyarakat

Seorang ahli geografi dalam mengkaji berbagai aspek tersebut haruslah sangat memperhatikan banyak faktordiantaranya: faktor letak, interelasi, distribusi (persebaran) serta interaksinya.

Contoh Pendekatan Keruangan

Contoh pendekatan keruangan tersebut adalah sebidang tanah yang mempunyai harta yang cukup mahal karena tanahnya subur, dan posisinya terdapat di pinggir jalan. 

Pada contoh diatas, yang pertama adalah menilai tanah berdasarkan nilai dari produktivitas pertanian, sedangkan yang kedua menilai tanah berdasarkan nilai ruangnya (letak yang strategis).

2. Pendekatan Ekologi (Lingkungan)

Pada pendekatan yang satu ini diambil berdasarkan salah satu prinsip yang ada pada ilmu biologi, yaitu suatu interelasi yang menonjol yang muncul antara makhluk hidup dengan lingkungannya.

Di dalam analisis lingkungannya, geografi juga menelaah berbagai gejala interaksi, dan gejala interelasi yang ada antara komponen yang alamiah (fisikal) dengan nonfisik (sosial).

Pendekatan ini melakukan analisisnya dengan cara melihat adanya perubahan yang ada pada komponen biotik dan abiotik yang ada didalam keseimbangan ekosistem pada suatu wilayah tertentu.

Contoh Pendekatan Ekologi (Lingkungan)

Hewan pemakan rumput meninggalkan suatu padang rumput sehingga hal tersebut tentunya akan menyebabkan terjadinya perubahan kompetisi pada penghuni dan lahannya.

3. Pendekatan Regional (Kompleks Wilayah)

Analisis pada pendekatan ini adalah pendekatan dengan membandingkan berbagai kawasan yang ada dipermukaan bumi dengan cara memperhatikan berbagai aspek keruangan, serta lingkungannya dari berbagai wilayah secara komprehensif.

Prinsip – Prinsip Geografi

Sosiologi mempunyai 4 prinsip utama yang digunakan untuk menganalisis gejala permukaan bumi (geosfer). Berikut prinsip-prinsip sosiologi:

1. Prinsip Persebaran

Pada prinsip persebaran meyakini bahwa adanya persebaran pada bentang alam yang ada di permukaan bumi seluruhnya secara tidak merata antara satu wilayah dengan wilayah lainnya, sehingga setiap wilayah akan berbeda dengan wilayah lain.

Contoh: adanya transmigran yang tidak merata pada Negara Indonesia, ada suatu wilayah yang mempunyai sejumlah penduduk yang besar dibandingkan dengan yang wilayah lain berdasarkan luas dari wilayah yang dimiliki.

2. Prinsip Interelasi

Pada prinsip ini menyatakan bahwa adanya fenomena geosfer pada suatu wilayah yang ada dipermukaan bumi berkaitan erat dengan fenomena geosfer yang ada di wilayah lainnya. Maksudnya adalah gejala yang terjadi antara satu dengan yang lainnya saling harus berkaitan.

Contoh: sebagian besar dari seluruh penduduk Indonesia mempunyai profesi sebagai petani, hal tersebut disebabkan karena masih tersedianya lahan yang dipakai untuk digarap.

3. Prinsip Deskripsi

Yang dimaksud pada prinsip ini adalah bahwa sosiologi mempunyai prinsip untuk menggambarkan suatu fenomena geosfer maupun fenomena yang terjadi di permukaan bumi membutuhkan sebuah deskripsi khusus yang diungkapkan atau dijelaskan melalui tulisan, gambar, tabel, maupun grafik tertentu.

4. Prinsip Korologi

Pada prinsip ini menyebut bahwa suatu wilayah akan mempunyai karakteristik tertentu berdasarkan prinsip ketiga sebelumnya yaitu ‘prinsip deskripsi’.

Adanya prinsip ini adalah merupakan suatu simbol dari munculnya geografi secara modern.

Contoh: suhu udara yang ada didesa jauh lebih dingin daripada suhu udara yang ada diperkotaan. Hal tersebut dapat disebabkan salah satunya oleh berbagai bangunan yang ada diperkotaan yang memantulkan sinar matahari sehingga udara akan jauh menjadi lebih panas.

Konsep-Konsep Geografi

Geografi mempunyai beberapa konsep yang mencakup didalamnya, yaitu:

1. Konsep Lokasi

Konsep lokasi adalah merupakan salah satu konsep dasar utama yang akan digunakan untuk mengetahui berbagai fenomena yang ada pada permukaan bumi.

Baca jugaKumpulan Konsep Esensial Geografi beserta Penjelasannya Terlengkap

Konsep ini menjadi sangat penting karena untuk bisa mengetahui adanya fenomena yang terjadi maka hal pertama adalah dengan cara mengetahui lokasi permukaan bumi mana yang hendak diteliti.

Konsep lokasi dibagi menjadi 2 yaitu:

A. Lokasi Absolut

Lokasi absolut adalah sebuah lokasi yang telah ditentukan berdasarkan letak lintang dan bujur yang mempunyaisıfat tetap (tidak berubah-ubah).

Contoh: Negara Indonesia terletak di antara 6°LU-11°LS, dan di antara 95°BT-141°BT.

B. Lokasi Relatif

Lokasi relatif adalah suatu lokasi yang telah ditentukan berdasarkan pengaruh suatu daerah sekitarnya, danbersifat berubah-ubah.

Contoh: Indonesia terletak antara Benua Asia dan Australia.

2. Konsep Jarak

Konsep jarak juga berkaitan erat dengan lokasi. Dalam kehidupan sosial ekonomi, jarak mempunyai arti yang sangat penting baik dalam perekonomian hingga pembangunan.

Dalam geografi jarak sendiri bisa diukur dengan memakai dua cara yaitu: jarak dalam satuan panjang (geometrik) dan jarak dalam satuan waktu tertentu.

3. Konsep Keterjangkauan

Konsep keterjangkauan adalah konsep yang menilai sulit maupun mudanya suatu lokasi untuk bisa dijangkau dan dipengaruhi oleh suatu jarak, lokasi, maupun kondisi pada suatu tempat.

4. Konsep Pola

Konsep pola adalah merupakan sebuah tatanan pada geometris yang beraturan. Konsep ini berkaitan dengan berbagai persebaran fenomena geosfer yang ada pada permukaan bumi.

Contoh: pola pada permukiman penduduk yang berbentuk memanjang mengikuti jalan raya atau sungai.

5. Konsep Geomorfologi

Geomorfologi adalah studi ilmu pengetahuan yang fokus mempelajari mengenai berbagai bentuk pada permukaan bumi.

Geomorfologi mencakup didalamnya: berbagai bentuk dari permukaan bumi, seperti pegunungan, perbukitan, lembah, dan dataran.

6. Konsep Aglomerasi

Pada konsep ini maksudnya adalah manfaat yang dapat diberikan oleh suatu wilayah tertentu yang ada di muka bumi pada makhluk hidup, tidak akan sama manfaatnya kepada seluruh orang.

Maksudnya nilai penggunaan dari suatu permukaan pada bumi yang diberikan kepada makhluk hidup secara tidak menentu (relatif).

Contoh: bagi warga kota yang selalu hidup dalam kebisingan, keramaian, serta kesibukan, pantai mempunyai nilai fungsi yang tinggi sebagai tempat rekreasi.

7. Konsep Interaksi Interdependensi

Konsep interaksi sendiri merupakan terjadinya suatu hubungan yang akan saling mempengaruhi antara gejala yang ada antara satu dengan gejala lainnya.

Contohnya adalah perbedaan kondisi yang terjadi antara daerah pedesaan, dengan perkotaan yang lalu dapat menimbulkan suatu kegiatan pada interaksi tertentu seperti halnya penyaluran suatu kebutuhan pangan, arus urbanisasi, maupun alih tekhnologi.

Demikian penjelasan tentang ilmu geografi, semoga dapat menambah wawasan keilmuan kita…