Pengertian Biologi

5 min read

Pengertian Biologi pusilpen

Pusilpen.online – Siapa yang tak pernah mendengar kata biologi?, hampir bisa dipastikan bahwa semua murid khususnya yang duduk dibangku SMP maupun SMA sering mendengar istilah biologi.

Pada umumnya kata biologi sendiri seringkali dikaitkan dengan pelajaran yang ada di sekolahan yaitu mata ajaran IPA (ilmu pengetahuan alam) atau Saintek.

Biologi sendiri erat sekali hubungannya dengan kehidupan suatu makhluk hidup, karena memang ilmu biologi merupakan ilmu yang mempelajari mengenai seluk beluk kehidupan.

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang biolog secara umum. Mulai dari pengertian biologi, sejarah biologi, biologi menurut para ahli, manfaat dari biologi, hingga berbagai cabang dari Ilmu biologi.

Pengertian Biologi

Biologi adalah suatu bidang studi ilmu yang mengkaji tentang seluk beluk suatu kehidupan atau organisme yang hidup. 

Cakupan kajian didalam biologi sendiri adalah tentang struktur, fungsi, evolusi, pertumbuhan, dan taksonomi pada suatu organisme hidup dan lain sebagainya.

Kata biologi diambil dari bahasa Belanda yang diturunkan dari gabungan kata dalam bahasa Yunani yaitu “bio” dan “logos”, ‘bio’ artinya hidup dan ‘logos’ artinya ilmu (pengetahuan). Sehingga dapat kita dapat menarik kesimpulan bahwa biologi adalah studi ilmu yang mempelajari mengenai kehidupan.

Biologi mempelajari berbagai objek dari kehidupan itu sendiri, dimulai dari tingkatan yang paling kecil atau paling sederhana seperti molekul dan sel hingga tingkatan yang paling tinggi yaitu biosfer.

Di dalam ilmu biologi sel dianggap sebagai dasar dari terbentuknya suatu kehidupan, karena sel merupakan penyusun tubuh suatu makhluk hidup. Selanjutnya ada gen (genetic) yang memiliki tanggung jawab untuk menwariskan sifat suatu makhluk hidup.

Evolusi sebagai studi yang membahas seputar mekanisme munculnya spesies baru yang ada di muka bumi.

Sejarah Biologi

Kata ‘biologi’ berasal dari bahasa Yunani yaitu βίος yang artinya “kehidupan” dan λογία yang artinya “ilmu”.

Pada awalnya bentuk latin dari kedua bahasa Yunani pada kata biologi diatas ditemukan pada buku Bibliotheca botanica. Buku tersebut karya seorang ilmuan terkenal benama Linnaeus (Carl von Linné) pada tahun 1736. Fokus pembahasannya mengenai botani.

Lalu kemudian kata tersebut digunakan kembali didalam sebuah buku yang berjudul Philosophiae naturalis sive physicae: tomus III, continens geologian, biologian, phytologian generalis.

Buku tersebut ditulis oleh Michael Christoph Hanov tepatnya 30 tahun setelah kemunculannya yang pertama kali yaitu pada tahun 1766.

Ilmuan Islam yang fokus mempelajari biologi pada abad pertengahan bernama Al-Jahiz Ad-Dinawari (penulis botani), dan Ar-Razi (penulis anatomi dan fisiologi).

Pada zaman abad ke 19 kemajuan mikroskop mempunyai pengaruh yang cukup besar dalam dunia biologi. Karena pada saat itu para ilmuan mulai meyakini bahwa pentingnya suatu konsep sel pada perkembangan biologi. Karena sel sendiri dianggap sebagai inti dari suatu organisme.

Sehingga pentingnya peran dari mikroskop dalam meneliti berbagai sel yang ada pada makhluk hidup, lalu tidak lama berselang munculah teori tentang sel.

Pada tahun 1735 muncul taksonomi (ilmu penggolongan makhluk hidup) yang di terbitkan oleh Carl Linnaeus. Setelah kemunculanya tersebut tepatnya pada 1750, mulai diperkenalkanlah berbagai nama ilmiah untuk setiap spesies.

Awal kemunculan dari teori evolusi seniri adalah terbitnya karya seorang ilmuan yang cukup terkenal pada masa itu bernama Jean-Baptiste Lamarck.

Jean-Baptiste Lamarck pernah menyatakan bahwa adanya suatu perubahan yang terjadi pada hewan baik itu yang berupa organ tubuh ataupun selnya.

Hal tersebut dapat terjadi karena tekanan lingkungan kepada hewan tersebut. Sehingga hal itu membuat organel yang ada pada hewan terebut semakin kompleks dan jauh lebih efisien.

Jean-Baptiste Lamarck juga meyakini bahwa adanya evolusi pada hewan tersebut membuat hewan yang sudah ada menjadi makin mampu untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Kemampuan tersebut dapat diturunkan ke generasi berikutnya yang kemudian akan berkembang menjadi lebih sempurna.

Pada abad ke-19 setelah kemunculan dari hipotesis Jean-Baptiste Lamarck tersebut muncul juga sebuah nama ilmuan yakni Charles Darwin. Ilmuan tersebut juga berhasil merumuskan teori evolusi.

Cara kerja teori evolusi adalah dengan menggabungkan pendekatan antara suatu organisme dengan lingkungannya. Geologi, keahlian morfologis, dan pengamatannya terhadap alam.

Tepatnya pada awal tabun 1940-1950an sebagian besar peneliti biologi berhasil menemukan DNA (Deoksiribosa Nukleat Acid).

Pada tahun tersebut pula para peneliti juga berhasil membuktikan bahwa DNA adalah merupakan salah satu komponen dari kromosom yang mengandung gen. Gen adalah satuan pewarisan pada suatu organisme.

Biologi Menurut Para Ahli

1. WikiPedia

Menurut WikiPedia biologi adalah ilmu hayat (ilmu hidup) yang mempelajari mengenai kehidupan atau organisme hidup. Mulai dari struktur, pertumbuhan, fungsi,  evolusi dan lain sebagainya.

2. Rikky Firmansyah

Menurut Rikky Firmansyah biologi adalah sebuah ilmu pengetahuan tentang makhluk hidup beserta jugakehidupannya.

3. Deswaty Furqonita & M. Biomed

Pengertian biologi menurut Deswaty Furqonita dan M. Biomed adalah sebuah studi ilmu yang didalamnya mempelajari maupun mengkaji tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan makhluk hidup dan kehidupannya.

4. Oman Karmana

Menurut Oman Karmana biologi bidang ilmu yang memiliki kemampuan dalam menunjang berbagai ilmu yang lainnya dengan tujuan untuk memecahkan suatu permasalahan.

5. Wijaya Jati

Menurut Wijaya Jati biologi merupakan sains mengenai makhluk hidup. Biologi sendiri menitikberatkan pada kajian ilmu tentang suatu makhluk hidup beserta kehidupannya.

Manfaat Ilmu Biologi

Biologi memiliki banyak sekali manfaat bagi kehidupan, diantaranya:

1. Bidang Pertanian

Biologi berhubungan erat dengan yang yang berkaitan dengan kehidupan salah satunya adalah pada tanaman (plantae). Oleh karena itu biologi sendiri mempunyai salah satu cabang ilmu yang fokus pada tumbuhan yaitu ilmu botani.

Adanya cabang ilmu biologi yaitu botani pada bidang pertanian tersebut tentunya sangat bermanfaat dalam menghasilkan bibit unggul yang akan digunakan untuk kepentingan budidaya tanaman maupun produksinya.

2. Bidang Peternakan

Biologi juga mempunyai peranan yang penting dan sangat bermanfaat pada bidang peternakan salah satunya adalah dalam memproduksi bibit unggul dengan adanya hibridasi pada hewan ternak.

Hibridasi sendiri adalah suatu tekhnik yang dilakukan untuk dapat memperoleh suatu organisme baru yang unggul dengan cara mengawinkan dua organisme yang memiliki Perbedaan secara varietas.

3. Bidang Perikanan

Manfaat utama biologi pada bidang perikanan adalah dalam pelestarian sumber daya laut. Pada pemanfaatan sumber daya laut sendiri menggunakan salah satu cabang ilmu pada biologi yaitu ekologi.

Ekologi pada bidang perikanan digunakan untuk mencari suatu tempat budidaya terbaik untuk ikan agar dapat memperoleh hasil ikan dengan kualitas yang baik.

4. Bidang Kesehatan

Biologi juga sangat bermanfaat pada bidang kesehatan adalah dengan munculnya berbagai penemuan yang berhubungan dengan kesehatan, salah satunya yaitu berbagai penilitian tentang jaringan tubuh dengan tujuan membantu manusia dalam memahami cara menjaga kesehatan tubuhnya.

5. Bidang Kedokteran

Nahh, pada biologi juga berperan penting pada bidang kedokteran karena biologi sendiri mempunyai cabang ilmu yaitu anatomi yang fokus dalam mempelajari tubuh suatu organisme. Salah satu manfaat biologi pada bidang kedokteran adalah adanya bayi tabung sebagai solusi bagi para ibu yang sulit untuk mendapatkanmomongan (keturunan).

6. Bidang Farmasi (Obat-Obatan)

Biologi juga mempunyai manfaat yang cukup besar pada bidang farmasi dengan ditemukannya berbagai jenis obat yang dapat digunakan oleh manusia untuk mengobati penyakit yang dideritanya.

7. Bidang Lingkungan

Peranan biologi pada bidang lingkungan adalah untuk menjaga kebersihan lingkungan. Karena kebersihan lingkungan berperan penting bagi manusia dan organisme yang lainnya dalam menjalani kehidupan.

8. Bidang Biotekhnologi

Manfaat biologi pada bidang biotekhnologi sendiri adalah untuk membantu suatu proses rekayasa genetika dan kultur jaringan pada suatu organisme hidup.

Cabang – Cabang Ilmu Biologi

Biologi memiliki beberapa cabang ilmu lainnya yaitu:

  • Zoologi, (Ilmu tentang hewan);
  • Mikrobiologi, (Ilmu tentang mikroorganisme);
  • Bakteriologi, (ilmu tentang bakteri);
  • Virologi, (ilmu tentang virus);
  • Mikologi, Ilmu tentang jamur;
  • Ikhtiologi; ilmu tentang ikan;
  • Ornitologi, Ilmu tentang burung;
  • Sitologi, Ilmu tentang sel;
  • Morfologi, ilmu tentang bentuk atau ciri luar makhluk hidup;
  • Embriologi, Ilmu tentang pembentukan dan perkembangan embrio termasuk kelainannya;
  • Patologi, ilmu tentang penyakit pada makhluk hidup;
  • Fisiologi, Ilmu tentang fungsi kerja tubuh;
  • Anatomi, Ilmu tentang bagian-bagian tubuh;
  • Evolusi, ilmu tentang perubahan populasi makhluk hidup dalam jangka waktu yang lama;
  • Genetika, ilmu tentang pewarisan sifat;
  • Ekologi, Ilmu mengenai hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungannya;
  • Etologi, Ilmu tentang perilaku dan cara hidup hewan.

Demikian penjelasan mengenai biologi dan berbagai hal yang berkaitan didalamnya, semoga dapat menambah wawasan pengetahuan teman-teman.

Ruang Lingkup Biologi

Avatar Dimas
4 min read